Tuesday, 15 June 2010

Perlu Perhatian menyimpan daging unggas





Menyimpan atau mencairkan daging unggas beku sebelum dimasak tidak bisa sembarangan. Agar kandungan gizi daging unggas tetap terjaga, menurut Denny Widaya Lukman, ibu-ibu atau juru masak perlu mengetahui beberapa tips.

Sebelum dibekukan, daging unggas dicuci, lalu sebaiknya dipotong-potong sesuai kebutuhan. Malahan untuk memudahkan, sebelum dibekukan, sebaiknya potongan-potongan tadi sudah dibumbui.

Hasil pemotongan kemudian dikemas sesuai kebutuhan sekali masak, misalnya seperempat atau setengah bagian karkas unggas utuh. Soalnya, kalau daging unggas mengalami beberapa kali proses beku—cair—beku—cair, Vitamin B dan C, serta beberapa asam amino akan hilang. Paling lama, siklus beku cair cukup dua kali. Tidak lupa, pada kemasan diberi tanggal agar dapat diketahui mana yang harus dulu dimasak.

Dalam hal penyimpanan dalam kulkas pun tidak boleh sembarangan. Menurut Hasanuddin, daging unggas, ikan, dan yoghurt, penyimpanannya boleh disatukan. Tapi kalau disatukan dengan sayuran sebaiknya dihindarkan karena sayuran akan ketularan bau daging unggas.

Dadang WI


No comments:

Post a Comment