Wednesday, 7 December 2011

LEGALITAS CV.PASS3

Terkadang kerjasama atau transaksi via online sangat meragukan akan tetapi disisi lain ,transaksi via online ini sangat efisien dan menguntungkan karena sagat menghemat segalanya


Kelemahan dari transaksi/kerjasama online  adalah kita tidak mengenal siapa calon partner kita karena kita hanya bertemu atau bekenalan dalam dunia maya ,sementara transaksi yang akan  dilakukan adalah riil adanya
.
Untuk itu kita perlu berhati hati dalam transaksi dalam dunia maya beberapa tips yang saya dapat sampaikan adalah:
  1. Perhatikan website yang dibuat apakah baru  atau lama
  2. apakah gambar yang ada di website adalah gambar yang umum  saja atau copy paste
  3. Perhatikan alamat penjual apakah real jika memakai telepon Telkom bisa di check alamatnya
  4. jika akan transaksi apakah nama penjual sama dengan nama rekening yang akan ditransfer
  5. Apakah mempunyai legalitas hukum  (legalitas hukum kami )- anda bisa menanyakan kepadaNotaris yang membuat akta perusahaan tersebut.
  6. jangan ragu meminta KTP via email /rekening listrik/telepon/air (hehehhe agak ribet ya)
  7. Jangan ragu minta foto (  lebih baik ribet didepan daripada dibelakang bos) 
Mungkin sedikit masukan dari saya  semoga anda selalu sukses dan terhindar dari penipuan

LEBIH BAIK TELITI SEBELUM MEMBELI DARIPADA MENYESAL KEMUDIAN

Tuesday, 6 December 2011

 ENTERPRENEURIAL NETWORK

Himawan Wijanarko,
Arti penting dari kemampuan membangun dan mempertahankan
network,
guangxi, atau jejaring bagi pengusaha sudah tidak diragukan lagi. Jejaring dari banyak sisi dapat dipandang sebagai investasi jangka panjang, bahkan sebagai aset paling bernilai. Bagi pengusaha pemula, hubungan personal yang sifatnya informal ini acap kali menjadi suplemen bagi sumber daya yang dimilikinya. Bahkan, jejaring sosial ini cukup dominan perannya dalam tahap pembentukan usaha.
Tahap ini ditandai dengan munculnya ide bisnis, yang tidak jarang didapat berkat diskusi dan pertukaran informasi dalam jejaring sosial. Identifikasi peluang ditindak lanjuti dengan perencanaan bisnis, tetapi rencana ini akan tetap tinggal rencana dan menguap begitu saja jika tidak direalisasikan. Jejaring sosial kembali berperan sebagai motivator dengan dukungan moril untuk menambah 'keberanian', menebalkan tekat untuk merealisasikan rencana tadi.
Begitu motivasi sudah kuat, biasanya kendala muncul jika modal tidak mencukupi, baik itu modal finansial, modal skill, maupun modal sosial. Padahal, keterbatasan sumber daya yang dimiliki sering menjadi penghalang bagi pengusaha dalam mengakses pembiayaan dari bank. Dalam kondisi seperti ini, keluarga ataupun sahabat sebagai jaringan sosial terdekat menjadi modal sosial untuk menutup kekurangan modal finansial. Pihak lain di luar jejaring sosial tetapi erat kaitannya dengan bisnis yang baru dijalankan bisa saja dipersuasi dengan orientasi bisnis yang jelas. Maka jejaring sosial tadi meluas menjadi jejaring yang lebih fokus ke arah bisnis, menjadi jejaring profesional. Jejaring ini berperan dalam memenuhi kebutuhan akan informasi pasar dan meresponnya untuk dapat menjangkau pasar.
Dengan bergulirnya roda operasi bisnis, meminimalisir resiko kegagalan dan biaya transaksi menjadi fokus perhatian. Selain itu seringkali muncul masalah terkait dengan birokrasi, finansial dan aspek teknis lainnya. Untuk mengatasi masalah operasional ini jejaring strategis yang melibatkan perusahaan lain dan institusi pendukung dalam kerangka simbioses mutualisme akan sangat membantu. Jejaring ini bisa dibangun baik dengan perjanjian formal maupun hubungan informal, bentuknya pun bisa berdasarkan kerja sama proyek, perjanjian lisensi dan royalti,
franchising, kerja sama dengan pemasok, vendor maupun konsultan, dan bentuk-bentuk
joint venture lainnya.
Di samping itu terdapat pula suatu bentuk kerja sama yang menghendaki terbentuknya suatu entiti bisnis yang baru, maupun bentuk Kerja Sama Operasi. Konsorsium juga merupakan bentuk lain
network dimana beberapa perusahaan menggabungkan kekuatannya untuk menggarap suatu proyek berskala besar.
Adapun cluster industri adalah jalinan kerja sama antar perusahaan dalam industri yang sama. Cluster industri dapat dilihat secara nyata dalam industri kimia, yaitu pembentukan program
preferred supplier yang diciptakan oleh Dow yang melibatkan kooperasi dari tim yang berasal dari berbagai perusahaan untuk membentuk sudut pandang yang sama mengenai kualitas dan usaha peningkatannya.
Dalam cluster regional, perusahaan-perusahaan kecil dengan spesialisasi masing-masing bergabung untuk saling melengkapi berdasarkan area geografisnya untuk memperoleh keuntungan bersama. Salah satu contohnya adalah "Model Ernilian", jejaring antar perusahaan-perusahaan kecil dan menengah di daerah Ernilia-Romagna, Italia, yang dikelompokkan pada daerah-daerah yang berbeda berdasarkan produknya, dan saling melengkapi dalam suatu jalinan network yang memiliki pedoman dan peraturan yang berasal dari induk
network yang sama.
Bagi usaha kecil dan menengah seperti di atas jejaring efektif dan bisa diandalkan untuk meningkatkan daya saing dalam mekanisme pasar yang dalam prakteknya sering berjalan kurang fair dan kurang berpihak padanya. Dengan melakukan
networking, diharapkan kinerja yang lebih baik karena menggabungkan dan menyelaraskan keunggulan-keunggulan dari anggota-anggota network, sehingga membentuk suatu kesatuan sinergis dengan tujuan akhir yang sama, yaitu untuk memberikan nilai tambah bagi konsumen dan keuntungan bagi semua anggota
network. Selain itu,
networking dengan aktivitasnya yang
multi-brained juga memberikan nilai tambah yang tidak ternilai, yaitu "kesempatan untuk belajar" bagi anggota
network tersebut.
Dengan demikian, masalah utama yang dihadapi pengusaha bukan terletak pada ukuran bisnisnya tetapi kuat lemahnya dalam menjalin jejaring.
Networking, di sini berarti keluasan jaringan yang diikuti oleh selektivitas yang relatif tinggi dalam kaitannya dengan pemilihan sumber dan asal jaringan, serta selektivitas dalam pemilihan dan pembinaan hubungan harmonis dengan aktor yang menjadi
contact person.
Networking dalam dunia bisnis sering diperantarai oleh kegiatan
lobbying dan sebaliknya
lobbying sering dipermudah jika memiliki
networking yang kuat dan luas. <Trust>
 
Sumber : Majalah Trust

Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

Saturday, 29 October 2011

Tata Laksana Penetasan Telur Itik

Pemenuhan telur dan daging itik dapat dipenuhi dari diperlukan bibit itikyang baik dan unggul. Bibit itik yang baik dan unggul hanya bisa diperolehmelalui teknik pembibitan yang ditangani sesuai prosedur yang benar(Jayasamudra dan Cahyono, 2005). Teknik pembibitan harus ditangani secarabenar dan tepat, sehingga menghasilkan ternak itik yang memiliki kualitasdalam menghasilkan telur konsumsi.Kebutuhan produksi telur dan daging itik tidak dapat terlepas dengan prosespenetasan. Saat ini, penetasan telur itik di Pedesaan masih banyak yangmenggunakan induk untuk menetaskan telur. Hal ini dirasa kurang efektifkarena jumlah telur yang dapat ditetaskan per induk relatif sedikit, yaituhanya berkisar antara 5 sampai 10 telur. Sementara kebutuhan konsumsi telurdan daging terus meningkat seiring dengan semakin meningkatnya populasipenduduk di Indonesia, sehingga dibutuhkan suatu teknologi untuk dapatmenetaskan telur itik sesuai dengan permintaan.Salah satu teknologi yang sampai saat ini mulai digunakan adalah mesinpenetasan. Penetasan telur itik sudah mulai dilakukan diberbagai daerah.Usaha penetasan telur itik dengan mesin tetas di Yogyakarta pada umumnyamenggunakan mesin tetas dengan kapasitas 250–350 butir/unit baik dalamskala usaha kecil, menengah hingga skala besar (Juarini dan Sumanto, 2000).Usaha peternakan itik sebagai penghasil telur dan daging semakin mengarahpada usaha komersial yang pengelolaannya harus dilaksanakan secara efisien.Pengembangan usaha penetasan telur itik komersial seyogyanya harus dapatmemenuhi permintaan dengan tidak mengabaikan kualitasnya, sehingga tercapaikepuasan antara produsen dan konsumen. Mesin tetas merupakan sumberdayayang vital dalam keberlangsungan usaha peternakan itik secara komersial.Pemilihan Telur TetasTelur tetas merupakan telur fertil yang akan ditetaskan baik menggunakanpenetasan alami maupun menggunakan mesin tetas. Pengelolaan telur tetasmembutuhkan ketelatenan dan ketekunan sehingga menghasilkan daya tetas yangtinggi. Telur tetas ini sudah dibuahi oleh pejantan dan telur tetas iniharus berasal dari induk itik yang bermutu baik.Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih telur tetas menurutAbidin (2004) yaitu:Berat telur harus berada pada kisaran normal, yaitu tidak terlalu besar dantidak terlalu kecil.Berat telur itik berkisar antara 50-60 gram per butir,Umur telur tetas tidak boleh lebih dari 5 hari dan telur sebaiknya disimpanpada suhu 15-17oC,Kulit atau cangkang telur bebas dari kotoran, baik berupa feses maupunsisa-sisa pakan yang masih menempel,Indeks telur normal, yaitu berkisar antara 70-80%.Tatalaksana PenetasanPemilihan telur tetas yang tepat, maka akan menghasilkan daya tetas yangbaik. Setelah memilih telur tetas dengan tepat, maka langkah selanjutnyayaitu melakukan tatalaksana penetasan sesuai dengan kondisi aslinya.Kondisi mesin tetas disesuaikan dengan kondisi induk.Langkah pertama yang dilakukan sebelum memasukkan telur tetas kedalam mesintetas adalah membersihkan mesin tetas menggunakan desinfektan. Hal inidilakukan untuk menghapushamakan bakteri maupun mikroba yang dapatmengganggu daya tetas dari telur yang ditetaskan. Suhu didalam mesin tetasdiatur pada suhu 39-40oC. Kemudian telur tetas diletakkan pada rak mesintetas dengan bagian tumpul diatas.Mesin tetas dibagi menjadi dua bagian yaitu inkubator dan hatchery. Anakitik menetas setelah 28 hari. Jika pada ayam selama 21 hari denganpengaturan 18 hari di inkubator dan 3 hari di hatchery. Telur diputar duakali sehari. Pemutaran telur ditujukan untuk mendinginkan telur, sepertipada induk yang sesekali meninggalkan telurnya. Pemeriksaan telur(candling) dilakukan minimal 2 kali untuk mengetahui telur yang fertil daninfertil.Suhu Udara Di Dalam PenetasanEmbrio akan berkembang bila suhu udara di sekitar telur minimal 70oF(21,11oC) namun perkembangan ini sangat lambat. Di bawah suhu udara inipraktis embrio tidak mengalami perkembangan, sehingga penyimpanan telurtetas sebaiknya sama atau dibawah suhu tersebut (Jasa, 2006). Berdasarkanhal tersebut, harus diatur suhu lingkungannya pada mesin tetas sesuaidengan kebutuhan proses penetasan.Suhu embrio harus sesuai dengan kondisi pada proses penetasan alamimenggunakan induk. Jasa (2006) menyatakan bahwa suhu yang baik untukpertumbuhan embrio adalah berkisar diantara 35 – 37oC. Hal yang dilakukansupaya embrio dapat berkembang dengan baik maka suhu didalam ruangpenetasan diatur dengan kisaran suhu 95 – 104oF, untuk menjamin embriomendapatkan suhu yang ideal untuk perkembangan yang normal.Kelembaban Relatif PenetasanKelembaban relatif didalam penetasan merupakan hal yang penting untukmenjaga kandungan air di dalam telur. Kelembaban relatif ditujukan untukmenjaga air didalam telur menguap terlalu banyak melalui pori-pori telur.Jasa (2006) mengemukakan kelembaban yang baik di dalam penetasan adalahberkisar antara 60% untuk menetaskan telur ayam atau 5 – 10% lebih tinggiuntuk menetaskan telur itik atau saat akan menetas kelembaban dinaikkanmenjadi 70% untuk menetaskan telur itik.Pengaturan Sirkulasi UdaraKandungan CO2 dalam penetasan jangan lebih dari 0,5%. Kandungan CO2 sampai2% akan sangat menurunkan daya tetas dan bila mencapai 5% akan menyebabkananak ayam atau anak itik tidak menetas. Untuk menghindarkan terjadinya haltersebut (CO2 lebih dari 0,5%), hendaknya penetasan diusahakan jauh darijalan raya atau jauh dari jalan yang ramai dengan kendaraan bermotor (Jasa,2006).(Sumber : http://www.i
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

Tuesday, 27 September 2011

dedak

Kami siap membantu supplai      dedak halus               Rp 2500/kg
                                                 Tepung ikan               Rp.4500/kg
                                                 Jagung                       Rp.3500/kg



telp/sms 083838881101

Wednesday, 21 September 2011

Meramu dan Meracik Pakan unggas

bahan pakan ternak, ternak ayam kampung, ayam kampungPakan unggas? Mungkin suatu istilah momok lama bagi peternak unggas terutama para peternak ayam ras (pedaging dan petelur). Bagaimana tidak, harga pakan yang tidak bisa stabil ditambah harga produk yang ikut tidak stabil salah satunya adalah karena pengaruh dari pakan. Maka tak sedikit para peternak ayam ras yang stress, merugi sampai gulung tikar karena tidak bisa mengikuti permainan harga pakan sehingga beralih usaha kepada jenis usaha yang mempunyai ‘sedikit’ kestabilan harga baik harga untuk pakan maupun harga hasil produknya. Ada yang banting setir untuk mencoba beternak ayam kampong, itik petelur dan pedaging, bahkan ada yang mencoba beternak kambing dan sapi. Salah satu penyebab berfluktuasinya harga pakan ayam ras adalah ada beberapa komponen bahan penyusun pakan yang mesti harus impor.
Banyaknya pemain baru dalam bisnis ayam kampong kami rasakan sendiri sebagai penyedia DOC ayam kampong. Saat sekarang ini kami merasa kewalahan melayani pesanan DOC ayam kampong dari berbagai penjuru nusantara. Tak kurang dari 4000-5000 ekor DOC ayam kampong kami produksi  per minggunya, tapi karena jumlah permintaan yang melebihi kapasitas produksi maka pembeli harus indent (pesan).
Banyaknya peternak ayam kampong yang sadar dan melakukan kegiatan usaha beternak ayam kampongnya beralih dari system pemeliharaan ekstensif ke system pemeliharaan secara intensif. Karenanya factor pakan tidak bisa diabaikan dan perlu mendapat perhatian lebih karena pakan mempunyai pengaruh besar dalam model pemeliharaan secara intensif. Pakan ayam kampung sebenarnya masalah sederhana, akan tetapi muncul pertanyaan, apakah efisien kalau kita memberikan pakan ala kadarnya atau dengan memberikan pakan ayam ras pada ayam kampong kalau dilihat dari tingkat produksinya? Dan setelah dihitung dan di ambil kesimpulan bahwa memang sangat tidak efisien kalau kita berikan pakan ala kadarnya atau pakan ayam ras full kepada ayam kampong. Maka usaha apa yang sekiranya bisa dilakukan untuk menekan biaya pakan dan keuntungan bisa meningkat ?
Salah satu usaha yang bisa dilakukan adalah dengan membuat pakan sendiri untuk ayam kampong setelah melakukan usaha penghematan dengan efisiensi penggunaan pakan.  Jangan terbayang dulu masalah kerumitan dan njlimet urusan membuat dan mencampur pakan sendiri. Kalau mau belajar insyaallah semua bisa diselesaikan yang penting kedepankan dulu sikap kemauan dan rasa optimis tinggi. Seorang peneliti tidak mesti hanya sekali dalam menemukan karyanya, yang terpenting adalah terus berusaha menemukan.
Pemberian pakan pada ayam kampong pada dasarnya sama dengan ayam ras yakni berdasar pada tingkat umur, fase pemeliharaan, dan system pemeliharaan yang digunakan. Pakan untuk ayam kampong tidak boleh diabaikan. Mengapa? Karena pakan adalah aspek yang sangat vital bagi kehidupan ayam. Tanpa adanya pakan yang tercukupi kebutuhan nutrisinya maka pertumbuhan ayam kampong akan terganggu.  Berikut akan kami sajikan tabal kebutuhan protein dan energy metabolisme sesuai tingkatan fase pemeliharaan.
Tabel 1. Kebutuhan protein dan energy metabolisme untuk ayam kampung pedaging
Fase pemeliharaan
Protein (%)
Energi metabolisme (kkal/kg)
Brooding (1-14 hari)
22
3050
Starter (14-30 hari)
20
3100
Grower (31-60 hari)
19
2900
Finisher (>61hari)
16-18
3000
Banyak pilihan untuk menyajikan paka ayam kampong antara lain dengan pakan jadi buatan pabrik dan meramu pakan sendiri. Untuk pakan yang perlu mencampur dan meramu sendiri ada hal yang perlu diperhatikan supaya kandungan nutrisi sesuai dengan yang dibutuhkan oleh ayam kampong berdasar fase pemeliharaan. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut :
  1. Kandungan nutrisi bahan pakan yang akan dijadikan campuran atau untuk meramu pakan
  2. Ketersediaan bahan yang kontinyu dan stabil dalam hal kualitas
  3. Bahan tersebut tidak bersaing dengan kebutuhan pokok manusia (food)
  4. Harga bahan baku relatif murah dan terjangkau
Berikut akan kami sajikan contoh perhitungan dan meramu pakan ayam kampong secara sederhana :
Kita akan menyusun pakan untuk ayam kampong fase grower. Kalau berdasarkan table di atas, kebutuhan protein ayam kampong periode grower sebesar 19%. Bahan yang akan kita pakai untuk mencampur  adalah bahan yang mudah di dapat seperti pakan konsentrat ayam petelur (40%), jagung (45%), dan dedak/bekatul (15%). Kandungan protein masing-masing bahan pakan anda bisa lihat pada table 3. Sehingga hasil perhitungannya adalah sebai berikut :
Konsentrat 40% x 34% =13.6, jagung 45% x 9.0% = 4.0, dan bekatul 15% x 10.2% = 1.5 sehingga nilai hasil protein yang diperoleh adalah 13.6 + 4.0 + 1.5 = 19.1, sehingga dapat disimpulkan bahwa ransum yang kita campur sudah sesuai dengan kebutuhan ternak kita (ayam kampong).
Dengan terpenuhinya nutrisi pakan yang cukup maka kita akan bisa memantau jumlah komsumsi pakan dan berat badan mingguan ternak ayam kampong kita :
Table 2. Konsumsi pakan dan berat ayam kampong standart
Umur (minggu)
Konsumsi pakan (gr/ekor/mgg)
Berat badan (gr/ekor)
1
50
80
2
90
120
3
160
210
4
260
280
5
260
350
6
290
460
7
340
520
8
390
590
9
440
640
10
480
700
11
530
760
12
590
810
Angka yang menunjukkan berat badan ayam kampung di atas adalah termasuk angka yang rendah dan cukup standar, kenyataan di lapangan menunjukkan sekitar 10-20% dari ayam kampong  yang kita pelihara sudah bisa mencapai berat 600-800 gram pada umur 8-9 minggu.
Untuk membantu anda yang masih penasaran dan ingin mencoba meramu dan mencampur pakan ayam kampong sendiri, berikut akan kami sajikan tabel beberapa kandungan nutrisi bahan pakan yang mudah untuk kita jumpai.
Table 3. kandungan nutrisi beberapa bahan pakan yang biasa digunakan untuk pakan unggas :
Bahan baku
Protein (%)
Lemak (%)
Serat kasar (%)
Energi (kkal/kg)
Batas (%)
Bekatul10.27.98.21.63075
Broiler konsentrat41-4265280040
Bungkil kedelai41.73.56.51.54030
Bungkil kelapa20.56.7121.54015
Gandum11.91.92.63.00020
Jagung93.82.53.43050
Layer konsentrat32-3466250040
Pollard16.24.37.72.97025
Sagu1.91.194.682.63025
Tepung bekicot60.974.53.0103
Tepung gaplek1.50.70.92.97020
Tepung ikan53.94.212.64020
Tepung tulang1232-5
Sekali lagi, ini adalah perhitungan sederhana dan mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi peternak pemula.  Saran dan kritik selalu kami nantikan untuk perbaikan kita bersama*(SPt)

Monday, 19 September 2011

Cara memilih DOD bebek yang baik , adalah salah satu kunci sukses beternak bebek, jika salah dalam pemilihan bibit bebek atau DOD maka masa depan peternakan bebek anda akan menjadi suram.
Berikut ini adalah cara memilih DOD bebek yang baik, yang harus dilihat ketika kita memilih bibit adalah bibit bebek tersebut memiliki bulu yang bagus dan kering, kedua matanya melek, bebek bergerak lincah, tidak cacat pada kaki (pincang). Lalu setelah memilih bibit yang baik, selanjutnya adalah pemeliharaan dimana biasanya ini adalah masa-masa yang sulit sehingga tidak sedikit yang gagal didalamnya.
DOD (day old duck) umur 1-2 minggu sebaiknya ditempatkan dikandang yang dilengkapi pemanas, yaitu berupa box yang sekelilingnya tertutup atau bisa juga ditutup dengan kain/plastik. Kandang diberi fentilasi yang cukup agar sirkulasi udara terjaga, lalu sebelum DOD / bibit bebek dimasukkan semprotkan disinfektan agar kandang bebas dari kuman/penyakit yang dapat menyerang bebek. Lalu  didalam pemberian pakan, bebek umur 1-2 minggu perlu diberi pakan yang sedikit demi sedikit tetapi continue, berikan vitamin dan antibiotik untuk menjaga kesehatan bebek dan menambah nafsu makan. Dan yang terakhir selalu bersihkan kandang secara rutin, sebagai bentuk pencegahan terhadap penyakit.

Mengurut benang kusut

Bos ,harga jual bebeknya mahal bener ya? kata pembeli diwarung bebek "murahin dong ,masa ukuran segitu harga 20 ribu?"

"Bos...masa jual karkas bebeknya mahal bener? saya mau jual berapa 1 porsinya?" tanya pemilik warung makan kepada supplier karkas bebeknya

"Halaah bos, masa jual bebek harganya naik terus,pembeli saya protes jadinya ,saya mau dapat untung berapa kalau anda jual ke saya harga segitu?" tanya pemotong bebek kepada peternak

Pak Harga pakan bukannya turun malah naik terus...saya mau bilang gimana?

Inilah yang realita usaha bebek, bukan seperti yang kita bayangkan ,tapi bukan berarti usaha ini tidak bisa menghasilkan profit, lalu bagaimana saya dapat profit dari usaha ini .....????

  1. Harga pakan pabrik mahal ! jadilah ahli pembuat pakan alternativ
  2. Harga DOD menggiurkan jadilah penetas telur yang mempunyai komitment ,keahlian dan punya jiwa marketing yang kuat
  3. DDO mahal, Pakan mahal.....mahal kalau anda ingin mahal, didunia ini  selalu ada alternative dan jalan keluar ,bentuklah bina tani sehingga segala kelemahan bisa ditanggung bersama dan memunculkan kekuatan baru , karena apabila kita membeli sesuatu secara partai banyak maka akan relativ lebih murah dibanding eceran
  4. Jadilah Trader yang cerdik bukan sekedar cari untung